Pelaku Kriminal di Pamekasan Mengaku Wartawan Dengan Memakai ID Card Palsu

oleh
Ahmad Marul Saleh, Pemimpin Redaksi MaduraPost beserta ID Card Palsu yang dibuat oleh pelaku penipuan dan penggelapan.(Dok: MaduraPost)

PAMEKASAN, MaduraPost – Diduga terlibat kasus penipuan dan penggelapan motor dan mengaku sebagai wartawan, salah seorang warga kecamatan Batu Marmar Pamekasan diamankan pihak kepolisian sektor (Polsek Batu Marmar) pada (16/06/2020) beberapa waktu lalu

Kejadian bermula pada saat anggota kepolisian mengamankan salah seorang bernama Yusuf terduga pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor, dari hasil penangkapan tersebut polisi berhasil mengankan barang bukti berupa barangbukti sepeda motor PCX warna merah tahun 2019 No.Pol : L 3069 GE serta ID Card salah satu media online,

Setelah ditelusuri ternyata ID Card yang dibawa pelaku adalah palsu yang diduga dibuatnya sendiri untuk dijadikan kartu sakti

Iptu Safril selfianto. SH Kapolsek Batu Marmar yang berhasil dihubungi awak media membenarkan kalau terduga pelaku mengaku sebagai salah seorang anggota Wartawan Media Online

“Setelah yusuf kami tangkap, dia kedapatan membawa kartu ID Card wartawan, sekarang barang bukti tersebut kami amankan,” ucapnya, Senin (06/07/2020)

Lebih lanjut Safril, terduga saat ini sudah kami kirim ke polres pamekasan untuk pemeriksaan lebih lanjut

“Terduga atas nama Yusuf sekarang sudah ada di polres pamekasan beserta ID Card yang dia miliki

Ahmad Marul Saleh, Pemimpin Redaksi MaduraPost saat dicomfirmasi terkait persoalan ID Card yang dibawa terduga pelaku penipuan dan penggelapan motor tersebut, dirinya memastikan itu palsu

“M Yusuf bukan bagian dari wartawan MaduraPost atau Beritama.id, ID Card yang dibawa dia itu palsu karen saya tidak pernah merasa memberikan ID Card dan surat tugas atas nama dirinya,” terangnya

Marul berharap kepada pihak kepolisian untuk bisa mengusut tuntas dugaan pemalsuan tersebut karena demi nama baik wartawam dan nama baik media

“Saya sangat geram dengan kejadian ini karena ini sudah mencoreng nama baik wartawan juga mencoreng nama baik Media Online MaduraPost atau Beritama.id,” pungkasnya.(Mp/liq/kk)

loading...