Tim Ahli Kejari Sampang Audit Saluran Irigasi Program DD Di Desa Sokobanah Daya

oleh

SAMPANG, MaduraPost – Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) realisasi Dana Desa (DD) tahun 2018 di Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah yang dilaporkan oleh masyarakat dan pegiat anti Korupsi beberapa bulan lalu terus bergulir.

Kali ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang mendatangkan tim ahli dari Perguruan Tinggi Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS). Jum’at (07/02) kemarin.

Untuk membantu tim ahli dari Surabaya tersebut, pihak Kejaksaan Negeri Sampang menerjunkan tujuh anggotanya guna mengecek saluran irigasi yang menjadi bahan laporan warga.

“Selain dari Kejaksaan dan Tim Ahli, di lokasi proyek pembangunan itu juga dihadiri pelapor dan pihak terkait lainnya termasuk tukangnya,” kata Kasi Pidsus Kejari Sampang Edi Sutomo.

Edi juga mengungkapkan, petugas dari tim ahli langsung turun ke lokasi (Sokobanah Daya) guna mengecek hasil pengerjaan irigasi yang bersumber dari Dana Desa tahun 2018 lalu, diantaranya tentang volume dan spesifikasi kontruksi bangunan.

“Sampai saat ini kami menunggu hasil pemeriksaan dari tim ahli untuk melengkapi berkas penyelidikan,” imbuhnya.

Terpisah, Sukandar yang merupakan warga Sokobanah sangat mengapresiasi langkah Kejaksaan untuk terus mengusut tuntas laporan yang dilakukan masyarakat Sokobanah tersebut.

“Sampai saat ini kami masih percaya dengan kinerja Kejaksaan untuk menuntaskan kasus ini,” cetusnya.

Sebagaimana diketahui, Aliansi Masyarakat Sokobanah (AMS) dan LSM Jatim Corruption Watch (JCW) Jawa Timur melaporkan dugaan korupsi pengelolaan Dana Desa tahun 2018 dengan objek proyek saluran irigasi dengan total Anggaran Rp 589.246.000. (mp/ron/rul)

loading...