Kondisi Bangunan SDN Kranggan Barat 1 Bangkalan Memperihatikan, Disdik: Data Harus Sesuai Dapodik

oleh
Kondisi SDN Kranggan Barat 1 kecamatan Tanah Merah kabupaten Bangkalan yang sangat memprihatikan.(Foto: Suryadi/Biro Bangkalan)

BANGKALAN, MaduraPost.co.id – Mencuatnya kabar tentang kondisi bangunan yang memprihatikan di  SDN Kranggan Barat I, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, membuat Dinas Pendidikan Kabupaten setempat angkat bicara.

Kasi Kelembagaan Sarana Prasarana Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Bangkalan, Mohammad Toha, mengatakan, pihaknya akan segera memberikan bantuan jika data-data kerusakan di SDN Kranggan Barat 1 kecamatan Tanah Merah tersebut sudah sesuai dengan data yang terkumpul dalam  sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Data yang dimasukkan di dapodik harus sesuai dengan keadaan sekolah. Jika memang kondisi rusak, maka harus diisi sesuai realita,” Paparnya saat diwawancarai oleh Madurapost.co.id.

Menurut Toha, seluruh data yang ada dalam Dapodik tersebut tergantung pada operator sekolah saat melakukan input data. Sehingga, pihaknya akan segera mengawal jika sesuai dengan data riil termasuk beberapa kerusakan sarana dan prasarana di SDN Kranggan Barat I, Bangkalan.

“Selama itu mungkinkan untuk mendapatkan bantuan, maka bisa menggunakan SK Bupati,” imbuhnya.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nurhasan, menyoroti kinerja Disdik setempat lantaran hingga saat ini, SDN Kranggan Barat 1 justru luput dari perhatian pemerintah. Pasalnya, beberapa ruangan belajar justru tidak layak pakai hingga berdampak pada tidak maksimalnya kegiatan belajar mengajar.

“Untuk memberikan bantuan itu kan banyak pintu, bisa melalui APBD, Dana Alokasi Khusus (DAK), atau Bantuan Keuangan (BK),” papar kader Partai Persatuan Pembangunan itu.

Nurhasan berharap pihak Disdik bisa secepatnya turun tangan untuk memberikan bantuan agar para siswa bisa belajar di ruangan dan gedung yang layak.

“Kami berharap pihak dinas untuk memperhatikan kelangsungan SDN Kranggan Barat 1,” Desaknya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, salah satu wali murid SDN Kranggan Barat I, Sutrisno, mengaku khawatir kepada beberapa siswa lantaran kondisi bangunan yang tidak layak. Pasalnya, beberapa siswa juga mengaku resah saat belajar lantaran takut jika gedung sekolah tiba-tiba ambruk seketika.

“Saya merasa miris dan was-was melihat keadaan sekolah yang seperti itu, kami berharap dinas pendidikan memperhatikan pendidikan yang ada di desa. Agar anak-anak bisa belajar dengan tenang,” paparnya.
(mp/sur/din).

loading...